close

Вход

Забыли?

вход по аккаунту

код для вставкиСкачать
ABSTRAK
Isu yang meresahkan tentang beredarnya susu formula berbakteri,
membuat para ibu harus lebih ekstra waspada. Karena diduga susu tersebut
mengandung bakteri berbahaya yaitu Enterobacter sakazakii. Susu formula
digunakan sebagai pengganti dan juga sekaligus sebagai pendamping ASI. Susu
formula tersebut kebanyakan berasal dari susu sapi di mana sapi tersebut
merupakan hewan impor. Selain komoditi impor terdapat juga komoditi lokal
yang memiliki potensi untuk dikembangkan secara optimal dalam menghasilkan
susu yang aman dan tahan bakteri. Berdasarkan literatur, susu tersebut dapat
diperoleh dari kambing jenis etawa yang biasa diternak di dataran tinggi. Susu
kambing memiliki keunggulan yang tidak kalah dengan susu sapi di antaranya
memiliki kandungan protein yang tinggi dan ukuran lemak yang kecil dan juga
homogen yang menyebabkan susu kambing lebih mudah dicerna serta tidak
menyebabkan diare karena kandungan senyawa laktasifnya lebih rendah
dibanding susu sapi. Selain itu juga kambing etawa merupakan produk lokal yang
bisa mengembangkan potensi usaha dalam negeri. Metode yang digunakan dalam
penyusunan PKM-AI adalah dengan kajian pustaka menggunakan berbagai
literatur untuk mendapatkan berbagai data mengenai susu kambing sebagai bahan
kajian. Dengan keunggulan-keunggulan tersebut susu kambing bisa digunakan
sebagai alternatif susu yang aman dan tahan bakteri.
Kata kunci : Susu berbakteri, Susu kambing etawa, Aman
The issue is troubling about the circulation of formula Germy, making the
mothers should be extra vigilant. Because milk is suspected to contain harmful
bacteria that is Enterobacter sakazakii. Formula milk is used as a substitute and
also as well as breast-feeding. Formula milk is mostly derived from cow's milk
which the cow was imported animals. In addition to the import commodities are
also a local commodity that has the potential to be developed optimally in
producing safe milk and resistant bacteria. Based on the literature, dairy goats can
be obtained from the usual type etawa bred in the highlands. Goat milk has the
advantage that is not inferior to milk cows of which have high protein content and
fat sizes small and too homogeneous causing goat milk easier to digest and does
not cause diarrhea because the content of compounds laktasifnya lower than cow
milk. Also Etawa are local products that could develop business potential in the
country. The method used in the preparation of PKM-AI is the study of literature
using a variety of literature to obtain various data on goat's milk as study
materials. With these advantages of goat milk can be used as a safe alternative to
milk and resistant bacteria.
Keywords: Germy Milk, Milk Etawa, Safety
1
PENDAHULUAN
Saat ini masyarakat Indonesia sedang dilanda ketakutan yang besar
terhadap produk susu berbakteri, khususnya para ibu. Isu yang menakutkan
terhadap produk susu tersebut menyebabkan para ibu harus lebih ekstra waspada
terhadap produk susu. Produk susu yang dimaksud adalah susu formula untuk
balita yang diduga mengandung bakteri berbahaya. Para ibu memanfaatkan susu
formula sebagai pengganti ASI ibu ketika disaat ibu tersebut sibuk dengan
pekerjaannya sehingga tidak sempat untuk menyusui anaknya terlebih dahulu.
Bakteri patogen yang diduga yaitu bakteri Enterobacter sakazakii. Enterobacter
sakazakii merupakan bakteri gram negatif anaerob fakultatif, berbentuk koliform
(kokoid), dan tidak membentuk spora. Infeksi E. sakazakii menunjukkan bahwa
bakteri ini dapat menyebabkan radang selaput otak dan radang usus pada bayi.
Kelompok bayi yang memiliki resiko tertinggi terinfeksi E. sakazakii yaitu
neonatus (baru lahir hingga umur 28 hari), bayi dengan gangguan sistem tubuh,
bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR), bayi prematur, dan bayi yang lahir
dari ibu yang mengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV).
Berbagai permasalahan di atas dan setelah diteliti terdapat susu alternatif
yang layak pula untuk dikonsumsi yaitu susu yang berasal dari perahan hewan
kambing. Susu yang berasal dari perahan kambing ini tidak kalah jika
dibandingkan dengan susu yang berasal dari hewan sapi. Susu kambing lebih
tahan terrhadap bakteri, memiliki komposisi yang tidak kalah dengan susu sapi
dan memiliki sifat sifat antiseptik alami yang dapat membantu menekan
pembiakan bakteri dalam tubuh. Hal ini disebabkan adanya Flourin yang
kadarnya 10-100 kali lebih besar dari pada susu sapi, bersifat basah (Alkaline
Food) sehingga aman bagi tubuh, proteinnya lembut dan efek laktasenya ringan,
tidak menyebabkan diare, lemaknya mudah dicerna karena mempunyai tekstur
yang lembut dan halus lebih kecil dibandingkan dengan butiran lemak susu sapi
atau susu lainya. Kelebihan dari susu kambing yaitu mudah diternak dibanding
sapi. Beternak kambing tidak sesulit dibanding beternak sapi. Proses pengolahan
susu kambing banyak diternak langsung dari pedesaan dibanding susu sapi yang
kebanyakan merupakan hewan impor. Tepatnya di darerah kecamatan Ciwidey
terdapat peternakan hewan kambing.
Jenis hewan kambing yang digunakan adalah jenis kambing Etawa yang
merupakan jenis kambing yang berasal dari India dan diternak langsung di daerah
tersebut. Di daerah tersebut juga dapat dimanfaatkan sumber daya lainnya yang
dapat meningkatkan roda ekonomi setempat dengan memanfaatkan produk
inovasi turunan dari hewan kambing tersebut diantaranya dapat dibuat yoghurt
ataupun dodol dan dapat pula dikembangkan menjadi tempat wisata. Produksi
susu kambing dalam negeri bisa dijadikan sebagai usaha baru yang bisa
mengembangkan potensi dalam negeri.
2
TUJUAN
Mengetahui keunggulan susu kambing yang tahan terhadap bakteri dan
mempunyai nilai tambah dari segi ekomomi.
METODE
Metode yang digunakan dalam penyusunan PKM-AI ini adalah dengan
kajian pustaka yaitu dengan menggunakan berbagai literature sebagai acuan untuk
mendapatkan berbagai data mengenai susu kambing yang dijadikan sebagai bahan
kajian. Data hasil penelitian menggunakan data kualitatif, yaitu data yang
berhubungan dengan penilaian objektif terhadap susu kambing dan susu formula
yang dijadikan sebagai bahan kajian. Selain data kualitatif, digunakan pula data
hasil penelitian dengan menggunakan data kuantitatif yaitu data yang
berhubungan dengan angka-angka, baik yang diperoleh dari hasil pengukuran,
maupun dari nilai suatu data yang diperoleh dengan jalan mengubah data kualitatif
ke dalam data kuantitatif. Dalam penelitian ini dilakukan penilaian secara
kualitatif mengenai keunggulan dari produk susu kambing sebagai susu yang
cukup resisten terhadap bakteri patogen yang pada umumnya berbahaya bagi
kesehatan. Pengkajian data kuantitatif pada sampel didapat dari tabel yang
membahas mengenai persentase kandungan gizi susu kambing, susu sapi, serta
susu ASI yang dijadikan sebagai acuan untuk menilai keunggulan salah satu
produk tersebut secara kualitatif berdasarkan data pada kajian kuantitatif.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Perbandingan Kandungan Zat Gizi Susu Kambing dengan Susu Lainnya
Salah satu jenis kambing penghasil susu adalah kambing etawa. Susu
kambing etawa memiliki kesetaraan paling dekat dengan ASI. Butiran lemak susu
kambing etawa berukuran antara 1-10 milimikron sama dengan susu sapi, tetapi
jumlah butiran lemak yang berdiameter kecil dan homogen lebih banyak terdapat
pada susu kambing sehingga susu kambing lebih mudah dicerna alat pencernaan
manusia dan susu kambing etawa tidak akan menimbulkan diare pada orang yang
mengkonsumsinya karena mengandung laksatif sedikit. Perbedaan ASI, susu
kambing dan susu sapi dapat dilihat pada Tabel 1.
3
Tabel 1. Perbedaan ASI, Susu Kambing dan Susu Sapi
Perbedaan
Kandungan
ASI
Nutrien (zat gizi):
lemak,
karbohidrat,
protein, garam
dan mineral serta
vitamin.
Mengandung zat
protektif :
laktobasilus
bifidus,laktoferin,
lisozim,
komplemen C3
dan C4, faktor
antistreptokokus,
antibodi,
imunitas seluler
Menyembuhkan reaksireaksi alergi pada kulit,
saluran napas
dan pencernaan,
berbagai kelainan ginjal
serta asam urat,
reumatik, mencegah
pengeroposan tulang
(osteoporosis),
menambah vitalitas dan
daya tahan tubuh,
membantu pencernaan
dan menetralisir asam
lambung, penyakit
migren dan
vertigo, penyakit paru
seperti asma, TBC,
serta infeksi pada paruparu.
Tidak perlu dibeli Impor sehingga
Segi
harganya terjangkau
Ekonomis
Sumber: Pelatihan Manajemen Laktasi, RSCM, 1989.
Khasiat
Membentuk daya
tahan tubuh yang
tinggi,
tidak
menimbulkan
alergi.
Susu Kambing
Kandungan Sodium
(Na), Fluorine (F),
Kalsium (Ca), Fospor
(P) yang lebih banyak
dari susu sapi, folic
acid dan ndah vitamin
B12 yang rendah.
Susu Sapi
Kandungan
Sodium (Na),
Fluorine (F),
Kalsium (Ca),
Fospor (P), folic
acid dan vitamin
B12 yang besar.
Mencegah
pengeroposan
tulang
(osteoporosis)
Ekspor sehingga
harnya mahal
Berdasarkan tabel di atas, ASI tetap menjadi susu (makanan) terbaik bagi
bayi dibanding susu kambing maupun susu sapi. Susu kambing memiliki beberapa
keunggulan dibanding susu sapi, diantaranya lebih mudah dicerna, anti alergi,
kandungan kalsium dan fosor yang sangat tinggi sehingga layak diberikan kepada
bayi sebagai makanan tambahan pendamping ASI. Sebelum diberikan kepada
4
bayi, susu tersebut mutlak harus dimasak dan diencerkan terlebih dahulu agar
terbebas dari bakteri atau virus penyebab infeksi dan untuk menyeimbangkan
kandungan nutrisinya agar sesuai dengan kebutuhan bayi.
Jika dibandingkan susu kambing yang kandungannya lebih baik dari susu
sapi, susu kambing memiliki keunggulan yaitu mudah dicerna oleh tubuh karena
proteinnya lembut sehingga menekan timbulnya reaksi-reaksi alergi, ukuran butirbutir lemak lebih kecil dan laksatifnya sedikit sehingga tidak menyebabkan diare.
Dilihat dari khasiatnya memang tidak ada yang menandingi susu ASI yang
dapat membentuk daya tahan tubuh yang kuat sama halnya seperti susu kambing
yang banyak memiliki khasiat diantaranya dapat menyembuhkan alergi pada kulit
dan tahan terhadap bakteri.
Dilihat dari segi ekonomisnya, susu ASI mudah didapat bahkan tidak
mengeluarkan biaya untuk mendapatkannya. Selain susu ASI, susu kambing juga
mudah didapat dengan harga yang terjangkau karena susu tersebut merupakan
perahan dari hewan kambing impor dibanding dengan susu sapi yang merupakan
hewan ekspor sehingga harganya mahal.
Kandungan dari susu kambing di banding dengan susu dari binatang
lainnya antara lain yaitu mempunyai sifat antiseptik, alami dan bisa membantu
menekan pembiakan bakteri dalam tubuh. Hal ini di sebabkan adanya Flourin
yang kadarnya 10-100 kali lebih besar dari pada susu sapi, bersifat basah (Alkaline
Food)sehingga aman bagi tubuh, proteinnya lembut dan efek laktasenya ringan,
sehingga tidak menyebabkan diare, lemaknya mudah di cerna karena mempunyai
tekstur yang lembut dan halus lebih kecil dibandingkan dengan butiran lemak susu
sapi atau susu lainya serta bersifat Homogen alami. Hal ini mempernudah untuk di
cerna sehingga menekan timbulnya reaksi-reaksi alergi. Dengan adanya sodium
(Na), Fluorin(F), Kalsium(C),dan Fosfor(P). Sebagai elemen kimia yang dominan
serta kandungan nutrisi lainya,Maka susu kambing berkhasiat.
Ketahanan Susu Kambing terhadap Bakteri
Komposisi kimiawi yang terkandung dalam susu kambing Etawa adalah
protein, lemak, karbohidrat, kalori, kalsium, fosfor, magnesium,besi, natrium,
kalium, Vitamin A, B1 (IU), B2(mg), B6, B12, C, D, E,Niacin, V, Asam
Pantotenant, Kolin, Flourin dan Inositol.Keunggulan lainnya, susu kambing tidak
mengandungbeta-lactoglobulin. Selain kaya protein, enzim, mineral, vitamin A,
dan Vitamin B (riboflavin). Beberapa jenis enzim juga terdapat dalam susu
kambing, antara lain : Ribonuklease, Alkalin Fosfate, Lipase, dan Xantin
Oksidase. Sementara beberapa mineral yang terkandung dalam susu kambing
yaitu Kalsium, Kalium, Magnesium, Fosfor, Klorin dan Mangan
Susu kambing mengandung fluorin yang tinggi dengan kadar 10-100 kali
lebih tinggi daripada yang terkandung di dalam susu sapi. Unsur ini merupakan
antiseptik natural yang mengandung elemen pencegah tumbuhnya bakteri di
5
dalam tubuh. Kehadiran fluorin akan meningkatkan daya tahan tubuh dan
menekan aktivitas pertumbuhan bakteri.
Potensi Pengembangan Usaha Susu Kambing
Usaha susu kambing dinilai memiliki prospek yang cukup menguntungkan
di bidang kesehatan dan terutama dalam bidang ekonomi di Indonesia. Berbagai
jenis usaha dapat dikembangkan terkait dengan peternakan kambing etawa.
Macam-macam usaha tersebut dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar
dengan jalan melibatkan masyarakat sekitar dalam pengembangan usaha produk
susu kambing.
Produk susu formula yang tercemar oleh bakteri Enterobacter sakazakii
umumnya dijumpai pada produk susu sapi. Alternatif yang ditawarkan untuk
menghindari susu yang tercemar patogen tersebut adalah susu kambing Etawa.
Selain susu tersebut tahan atau resisten terhadap bakteri patogen, susu kambing
tersebut diolah dengan sanitasi dan keamanan pangan yang baik, sehingga peluang
untuk tercemar bakteri patogen sedikit.
Susu kambing tersebut merupakan komoditi lokal yang dapat
dikembangkan secara optimal guna mendukung kesejahteraan dan perekonomian
rakyat Indonesia. Deskripsi tersebut dapat digambarkan pada diagram di bawah
ini.
Pemberdayaan
hijauan
makanan
ternak
Pengusaha
pakan ternak
Pengolahan
hasil ternak
Peternakan
Kambing
Ethawa
Pemasaran
hasil ternak
Pendidikan
Wisata
Diagram 1. Potensi Pengembangan Usaha Susu Kambing
Berdasarkan diagram tersebut, pengembangan usaha yang dapat
dikembangkan meliputi sektor-sektor yang mendukung kemajuan dari peternakan
6
kambing etawa di daerah tersebut. Sebagai contoh, pembudidayaan rumput
sebagai Hijauan Makanan Ternak. Pelibatan masyarakat sekitar dengan berdirinya
usaha pengolahan susu kambing ini dapat bergulir menjadi mata rantai ekonomi yang
baik bagi daerah sekitarnya karena, dengan usaha ini kebutuhan akan rumput, pakan
ternak, kambing, usaha pengemasan, usaha pengolahan daapt melibatkan masyarakat
setempat, sehingga jika dilakukan konsisten pendapatan masyarakat sekitar pada
ditingkatkan dengan mengangkat produk olahan susunya dijadikan komoditas unggulan.
KESIMPULAN
Kekhawatiran masyarakat terhadap susu berbakteri yang saat ini beredar di
masyarakat bisa teratasi dengan memanfaatkan susu kambing yang mempunyai
keunggulan yang lebih dibanding susu sapi, selain itu juga pemanfaatan susu
kambing merupakan bentuk pengembangan potensi dalam negeri. Mengkonsumsi
susu kambing tidak menyebabkan diare karena mengandung senyawa laksatif
yang rendah dibanding susu sapi, dan senyawa flourin yang lebih banyak
dibanding susu sapi yang bisa menyebabkan susu kambing menjadi tahan bakteri
sehingga lebih aman pula untuk dikonsumsi.
DAFTAR PUSTAKA
Muchtadi, Deddy. 2009. Pengantar Ilmu Gizi. Alfabeta, Bandung.
Winarno, F.G., 1986. Kimia Pangan dan Gizi. PT. Gramedia, Jakarta.
7
1/--страниц
Пожаловаться на содержимое документа