close

Вход

Забыли?

вход по аккаунту

код для вставкиСкачать
To be” simple present (am, is, are) dan personal pronoun
Posted on April 16, 2009 by Masdin Pacidda
1. Personal Pronouns (Kata ganti Orang/benda)
Personal pronouns adalah kata ganti yang menggantikan orang atau sesuatu yang kita bicarakan.
Personal pronoun dalam bahasa Inggris mencakup:
Tunggal
Jamak
I (saya)
We (kami/kita)
You (kamu)
You (kalian)
He (dia laki-laki)
They (mereka)
She (dia perempuan)
It (dia benda)
2. Kata kerja “to be”
Kata kerja “be” berarti ada.
Kata kerja ini merupakan kata kerja penghubung, yang menghubungkan sebuah subjek dan
sesuatu yang terhubung dengan subjek tersebut. Bentuk present simple dari “to be” adalah
sebagai berikut:
Tunggal
Jamak
I am
We are
You are
You are
He is
They are
She is
It is
3. Kalimat Dasar
Bahasa Inggris merupakan bahasa SPO (Subjek Predikat Objek) – yang berarti bahwa kalimatkalimat tersusun atas subjek terlebih dahulu, lalu kata kerja, dan terakhir objek. Dengan
menggunakan grammar di atas sekarang kita bisa membuat kalimat dasar dalam bahasa Inggris,
misalnya:



I am a teacher (saya seorang guru)
She is happy (dia bahagia)
They are students (mereka adalah siswa)
Contoh penggunaan dalam dialog:
(1) Hi, Sylvia! How are you?
I am fine, thanks. How are you?
I am very well!
(2) Hi, my name is Tyler.
Nice to meet you, Tyler. My name is Sylvia.
It is nice to meet you too. Sylvia.
(3) Hi, Tyler! How are you?
Oh, I am OK. How about you?
I am great, thanks.
(4) What is your name?
My name is Tyler Saunders. What’s your name?
My name is Sylvia. It is nice to meet you, Tyler.
Nice to meet you too. Where are you from?
I am from China.
Kosa kata baru dalam dialog-dialog di atas:
I = saya
you = kamu/anda
name = nama
meet = bertemu
thank = terima kasih
what = apa
where = dimana
how = bagaimana
China = Cina
To be” simple present: bentuk negatif dan bertanya
Posted on April 17, 2009 by Masdin Pacidda
1. Bentuk negatif Simple Present – kata kerja “to be”
Kalimat negatif dan pertanyaan bentuk simple present yang menggunakan kata kerja “to be”
terbentuk secara berbeda dengan pertanyaan-pertanyaan lain. Untuk membuat kalimat negatif
kita cukup menambahkan “not” sesudah kata kerja “to be”.
- Kalimat: You are a doctor
- Negatif: Your are not a doctor
- Kalimat: They are cats
- Negatif: They are not cats
Berikut adalah bentuk negatif dari kata kerja “to be” dalam bentuk Simple Present (bentuk
sekarang sederhana):
Tunggal
Jamak
I am not
We are not
You are not
You are not
He is not
They are not
She is not
It is not
2. Pertanyaan Simple Present
Untuk membuat pertanyaan kita cukup membalik posisi subjek dan “to be”.
- Kalimat: You are a doctor
- Pertanyaan: Are you a doctor?
- Kalimat: They are cats
- Pertanyaan: Are they cats?
“To be” sebagai pertanyaan dalam bentuk Simple Present adalah sebagai berikut:
Tunggal
Jamak
Am I (a teacher) ?
Are we …?
Are you …?
Are you …?
Is he …?
Are they …?
Is she …?
Is it …?
3. Jawaban-jawaban singkat
Kita bisa menjawa pertanyana-pertanyaan ini dengan jawaban singkat menggunakan kata kerja
“to be”. Sebagai contoh:
- Are you a teacher?
- Yes, I am / No, I am not
- Is he a Student?
- Yes, he is. / No, he is not.
Perlu diperhatikan bahwa dalam bahasa Inggris lisan kita biasanya menggunakan singkatan
(contraction) untuk bentuk negatif. Contoh:
No, I am not, bisa disingkat menjadi No, I’m not.
Singkatan-singkatan ini akan dipelajari khusus pada unit selanjutnya.
Contoh penggunaan dalam dialog:
(1) Sylvia, are you a teacher?
No, I’m not. I’m a doctor.
That’s great!
(2) So Tyler, what do you do?
I’m a businessman. How about you?
I’m a singer.
Wow, that’s great!
(3) What does your friend look like, Sylvia?
Oh, he’s tall, handsome, and he has brown hair.
Is he kind?
Yes, he’s very kind. He’s really nice!
(4) Hi, my name is Tyler. I’m tall, I’m funny, and I’m really happy. I’m a teacher and web
designer. My friend’s name is Sylvia, she’s very cute, tall, and kind. She’s a teacher, too. She’s
also really smart. It’s nice to meet you!
Kosa kata baru:
teacher = guru
doctor = dokter
great = hebat
do = kerjakan/pekerjaan
businessman = pebisnis
singer = penyayi
friend = teman
look like = seperti
tall = tinggi
handsome = tampan
hair = rambut
brown = coklat
kind = baik
funny = menyenangkan
happy = bahagia/senang
web designer = perancang situs
cute = manis/elok
smart = cerdas
really = sungguh
Simple present tense
Posted on April 29, 2009 by Masdin Pacidda
Simple persent tense digunakan untuk membuat kalimat tentang waktu sekarang. Bentuk waktu
ini digunakan untuk kondisi-kondisi berikut.
- Fakta permanen: Kalimat-kalimat yang menyatakan fakta yang selalu berlaku/benar.
Contoh: It is cold in winter. – The sun shines – Fish lives in water.
- Fakta sekarang: Kalimat-kalimat yang menyatakan fakta yang benar untuk saat sekarang.
Conth: I work at home. – She plays piano.
“I work at home” tidak berarti saya sedang bekerja sekarang, tetapi berarti bahwa dalam kondisi
sekarang saya bekerja di rumah.
- Tindakan kebiasaan: I get up at 5.00 – They come here every day.
Tindakan-tindakan ini diulangi secara teratur, sehingga dianggap sebagai sebuah realita sekarang
dan dinyatakan dalam Simple Present tense.
Berikut contoh kata kerja “give” dalam Simple Present:
Tunggal
Jamak
I give
We give
You give
You give
He gives
They give
She gives
It gives
Aturan penulisan kata kerja untuk Simple Present tense
Jika kita melihat diatas, anda akan melihat bahwa penulisan kata kerja tidak berubah, kecuali
untuk orang ketiga tunggal (He, She, It), yakni kata kerja ditambahkan “s”. Sebagai cntoh “I eat
– He eats“.
Terkadang aturan penulisan lain untuk kata kerja juga berlaku bagi He, She dan It, yakni tidak
ditambahkan “s” tetapi “es“. Berikut aturannya:
Akhiran kata kerja
Contoh
Kata kerja berakhiran -o ditambah -es
do – does, go – goes
Kata kerja berakhiran -s ditambah -es
-
Kata kerja berakhiran -x ditambah -es
pass – passes, kiss – kisses
Kata kerja berakhiran -ch ditambah -es
-
Kata kerja berakhiran -sh ditambah -es
fix – fixes, mix – mixes
—–
match – matches, catch – catches
Kata kerja yang berakhiran huruf konsonan dan -y sering merubah akhiran -y menjadi -ies:
push – pushes, rush – rushes
Kata kerja seperti “buy” tidak memiliki
konsonan sebelum “y”, sehingga cukup
ditambahkan -s
try – tries, cry – cries
seperti biasa.
buy – buys, pay – pays.
Contoh penggunaan dalam percakapan.
1) Hi, let me tell you about my daily routine. First, I get up at 8.00, then I brush my teeth, have a
shower, and eat breakfast. I go to work at 8.50, and I start work at 9.30. Then I have lunch at
1.00, and finish work at 5.30. I go to bed at 11.00. That’s my day!
2) Hi! My name is Sylvia. I come from Korea. I’m 24 years old, I’m tall and I have black hair. I
like music and movies. I also like reading books. I play sports and I study English. I’m really
happy to meet you!
3) Tyler, do you have a hobby?
Sure, I read books.
Oh, I like books as well. Do you watch TV?
Yes, I watch TV every day. I like drama and comedy programs.
I like the news. And I go to the gym as well.
Me too! Let’s go together.
That sounds great!
Kosa kata baru:
daily routine = rutinitas harian
black = hitam
first = pertama
music = musik
get up = bangun
movies = filem
brush = menyikat
also = juga
have = mempunyai
read = membaca
shower = shower
play = bermain
eat = makan
sports = olahraga
breakfast = sarapan pagi
study = belajar
go = pergi
hobby = kegemaran
work = bekerja
book = buku
start = mulai
watch = menonton
lunch = makan siang
TV = Televisi
finish = selesai
drama = drama
bed = tempat tidur
comedy = komedi
day = siang/hari
news = berita
come = datang
gym = gimnastik
come from = berasal dari
let’s =mari kita
Korea = Korea
together = bersama
Present continous tense
Posted on August 09, 2009 by Masdin Pacidda
Present Continous Tense digunakan untuk tindakan-tindakan yang sedang terjadi saat sekarang.
Misalnya, “I am studying English” berarti bahwa saya sedang dalam proses belajar bahasa
Inggris sekarang.
Bentuk
Present Continous Tense dibentuk dengan menambahkan kata kerja “to be” dan bentuk -ing.
Perhatikan tabel berikut:
Tunggal
Jamak
Afirmatif
Afirmatif
I am studying
You are studying
She is studying
He is studying
It is studying
We are studying
You are studying
They are studying
Negatif
We are not studying
You are not studying
They are not studying
I am not studying
You are not studying
She is not studying
Negatif
Pertanyaan
He is not studying
It is not studying
Pertanyaan
Are we studying?
Are you sutdying?
Are they studying?
Am I studying?
Are you studying?
Is she studying?
Untuk kelimat negatif kita cukup menambahkan not setelah kata kerja bantu “to be”, contoh:

I am playing -> I am not playing
Untuk pertanyaan kita menukar posisi subjek dan kata kerja bantu “to be”, sebagai contoh:

You are playing -> Are you playing?
Kegunaan
Present Continous Tense digunakan untuk tindakan-tindakan yang sedang terjadi saat sekarang.
Contoh:


We are studying English (kami sedang belajar bahasa Inggris)
You are using a computer (kamu sedang menggunakan komputer)
Present Continous Tense juga digunakan untuk proses-proses yang terjadi di sekitar waktu
sekarang. Misalnya:



It is raining today (hari ini hujan)
I am working in Paris this month (saya kerja di Paris bulan ini)
The world is turning (dunia berputar)
Periode waktu dari kalimat pertama diatas adalah today (hari ini), kalimat kedua satu bulan, dan
kalimat terakhir selama-lamanya, tetapi semua kalimat ini membicarakan tentang proses-proses
yang terjadi di sekitar waktu sekarang. Proses-proses tersebut terjadi sebelum waktu sekarang,
sedang terjadi sekarang, dan akan terus berlangsung setelah sekarang. Inilah inti pokok dari
Present Continous tense.
Present Continous tense juga digunakan untuk tindakan atau kebiasaan yang berulang.
Pengulangan seperti ini dianggap sebagai sebuah proses yang terus berlanjut (kontinyu). Sebagai
contoh:

I am getting up early this week (saya cepat bangun pekan ini)
Tentunya subjek (I) pada kalimat diatas tidak hanya bangun satu kali dalam satu pekan, tetapi
selama satu pekan subjek akan bangun cepat setiap hari, jadi ini bisa dianggap sebagai satu
proses.
Present Continous juga digunakan untuk rencana-rencana di masa mendatang yang sudah pasti
waktunya. Contoh:


I’m going to Rome at 10.30 tomorrow (saya akan pergi ke Roma jam 10.30 besok)
She’s coming to my apartment this evening (dia akan datang ke apartemenku malam ini)
Pengejaan
Untuk membuat bentuk -ing, yang juga dikenal sebagai present participle, kita biasanya
menambahkan -ing ke kata kerja. Contoh:



study – studying
eat – eating
jump – jumping
Untuk kata-kata kerja yang berakhiran -e, kita menghilangkan huruf e dan menambahkan -ing.
Contoh:


write – writing: bukan writeing
skate – skating: bukan skateing.
Untuk kata kerja yang berakhiran dengan suku kata dan huruf konsonan, kita biasanya
menggandakan huruf konsonan terakhir dan menambahkan -ing. Contoh:


run – running: bukan runing
cut – cutting: bukan cuting
Untuk kata kerja yang berakhiran -ie kita mengganti -ie dengan -y dan menambahkan -ing.
Contoh:

lie – lying: bukan lieing
Contoh penggunaan dalam percakapan
1) What are you doing?
I’m studying English. What are you doing?
I’m making some food. Do you want some?
Sure!
2) Right now I’m working at home. My friend is talking on the ‘phone and my sister is studying
Spanish. She wants to be a businesswoman, so she’s learning a new language. I usually work at
the office, but today I’m working at home. It’s great fun!
3) How’s Sarah?
She’s fine. She’s living in Chicago now.
Really!
Yes, and she’s working as a fashion designer.
That’s great. Is she having a good time?
Yes, she’s doing really well.
Kosa kata baru:
Make = membuat
food = makanan
talk = berbicara
phone = telpon
sister = saudara perempuan
businesswoman = wanita karir
learn = belajar
Language = bahasa
usually = biasanya
office = kantor
fun = menyanangkan
Sarah – nama perempuan
Chicago = Chicago
fashion designer = perancang busana
Present perfect 1 – Bentuk dan kegunaan
Posted on August 15, 2009 by Masdin Pacidda
Present Perfect Tense digunakan untuk menghubungkan masa lampau dengan masa sekarang.
Kegunaan utamanya adalah untuk menunjukkan relevansi tindakan atau situasi masa lampau
dengan kondisi sekarang. Contoh:

John has gone home (telah pulang ke rumah)
John pulang ke rumah di masa lampau, tetapi yang diinginkan kalimat diatas sebenarnya adalah
dimana dia berada sekarang. Kalimat ini memberikan informasi masa lampau untuk
menginformasikan situasi sekarang.
Bentuk
Present Perfect dibuat dengan have/has (kata kerja bantu “to have”) dan past participle (kata
kerja bentuk ke-3). Contoh:


I have worked in London.
She has worked in a bank.
Pasti participle (Verb 3) beraturan dibentuk dengan menambahkan -ed ke kata kerja, misalnya
work – worked, play – played. Akan tetapi ada banyak Verb 3 tidak beraturan yang perlu anda
ketahui.
Berikut adalah bentuk-bentuk Present Perfect dengan kata kerja to work.
Tunggal
Jamak
Afirmatif
I have worked
You have worked
He has worked
She has worked
It has worked
We have worked
You have worked
They have worked
Negatif
I haven’t worked (haven’t = have not) We haven’t worked
You haven’t worked
You haven’t worked
He hasn’t worked
They haven’t worked
She hasn’t worked
It hasn’t worked
Interogatif
Have I worked?
Have you worked?
Has he worked?
Has she worked?
Has it worked?
Have I worked?
Have you worked?
Have they worked?
Kegunaan
Berikut beberapa kegunaan Present Perfect. Perlu selalu diingat bahwa untuk semua poin berikut
tujuan utama yakni menghubungkan masa lampau dan masa sekarang adalah sama.
A. Masa lampau yang menginformasikan masa sekarang
1. Present Perfect Tense digunakan untuk memberikan informasi masa lampau yang relevan
dengan keadaan sekarang. Contoh:

Have you been shopping? Yes, I went this morning.
Pertanyaan “Have you been shopping?” menanyakan tentang fakta masa lampau – apakah You
pergi belanja atau tidak. Akan tetapi, pertanyaan ini ditanyakan karena kebutuhan masa sekarang
– jika You sudah belanja, pembicara tidak perlu pergi sekarang – jika You belum belanja
pembicara perlu pergi sekarang. Pertanyaan ini adalah pertanyaan tentang kebutuhan masa
sekarang, bukan fakta masa lampau.
2. Present Perfect Tense digunakan untuk menghubungkan pengalaman masa lampau. Contoh:


Have you been to Italy?
No, I haven’t been there.
Lagi-lagi, pertanyaan “Have you been Italy?” menanyakan tentang fakta masa lampau, tetapi
masa atau kondisi lampau tidak begitu penting. Justru penanya menginginkan informasi ini untuk
kebutuhan sekarang – mungkin penanya sedang membicarakan tentang perjalanan keluar negeri,
atau mungkin tertarik dengan Italia. Kita tidak bisa menjelaskan hanya dari satu kalimat, tetapi
yang menjadi fokus disini adalah pada kebutuhan sekarang, bukan masa lampau.
3. Present Perfect Tense digunakan untuk pencapaian/prestasi. Contoh:

James has won first prize for math.
James memenangkan hadiah di masa lampau, tetapi yang menjadi fokus kalimat adalah
prestrasinya sekarang ini.
B. Masa lampau sampai masa sekarang
1. Present Perfect digunakan untuk menunjukkan perubahan dari masa lampau sampai masa
sekarang.

John’s English wasn’t very good, but he’s got much better.
Antara sebuah waktu di masa dan sekarang, Bahasa Inggris John telah mengalami peningkatan.
Fokus tidak terlalu ditujukan pada seberapa buruk English John di masa lampau, tetapi justru
seberapa baik English dia sekarang.
2. Present Perfect digunakan untuk sebuah situasi atau tindakan yang bermula di masa lampau
dan masih terus berlanjut sampai sekarang. Kita umum menggunakan for dan since pada situasisituasi seperti ini. Contoh:

John has lived in Boston for 5 years.
John datang ke Boston 5 tahun yang lalu dan masih tinggal disana.

He has (He’s) been a lawyer for 12 years.
3. Present Perfect digunakan untuk tindakan yang berulang yang dimulai di masa lampau dan
terus berlanjut sampai sekarang Contoh:

We’ve been to England 4 times.
Subjek (we) pada kalimat diatas pergi ke England beberapa kali di masa lampau, dan
kemungkinan akan kesana lagi di masa yang akan datang.
4. Present Perfect digunakan untuk sebuah periode waktu yang dimulai di masa lampau tetapi
masih terus berlanjut sampai sekarang.

I’ve studied at the library every day this week.
This week bermula di masa lampau, tetapi masih berlangsung, belum berakhir.
Waktu pasti dan tak pasti
Salah satu aturan mudah tentang Present Perfect adalah tenses ini tidak bisa digunakan bersama
dengan waktu pasti (definite time). Contoh:



I’ve been on vacation. Benar
I went on vacation last month. Benar
I’ve been on vacation last month. Tidak benar
Kita tidak bisa menggunakan waktu pasti bersaa dengan Present Perfect. Present Perfect
menggunakan informasi masa lampau untuk berfokus pada waktu sekarang, jadi menyebutkan
waktu lampau juga tidak tepat.
Sebagai aturan umum: Jika waktu pasti di masa lampau penting, gunakan Present Simple – Jika
waktu pasti di masa lampau tidak penting, gunakan Present Perfect. Contoh:


I went to Paris last year. – Yang menjadi fokus adala masa lampau
I’ve been to Paris. – Yang menjadi fokus adalah bagaimana pengalaman di Paris
mempengaruhi masa sekarang.
Present Perfect bisa digunakan bersama dengan kata keterangan waktu. Contoh:

I haven’t had a vacation recently.
Perlu diperhatikan bahwa Present Perfect bisa digunakan dengan periode waktu yang belum
selesai. Contoh:


I haven’t had a vacation this year. (Benar) – Tahun ini belum habis, jadi Present Perfect
digunakan untuk waktu yang terus berlanjut dari masa lalu sampai sekarang.
I haven’t had a vacation last year. Tidak bena
Present perfect 2 – Have you ever…? / ever / never
Posted on August 15, 2009 by Masdin Pacidda
Have you ever…?
Have you ever…? merupakan struktur umum yang digunakan untuk menanyakan tentang
pengalaman masa lampau. Contoh:

Have you ever met a famous person?
Secara kasar kalimat diatas berarti: Apakah kamu memiliki pengalama masa lampau bertemua
dengan orang terkenal / Apakah kamu bertemu dengan orang terkenal di waktu mana saja di
masa lampau?



Have you ever flown in a plane?
Have you ever won a competition?
Haven’t you ever done this before?
Ever
Ever berarti “pada waktu kapan saja”, waktu spesifik tidak diketahui atau tidak penting.
Ever digunakan dalam pertanyaan, lihat “Have you ever…? diatas.
Ever juga digunakan bersama nothing, nobody dan sebagainya untuk hal-hal yang belum terjadi
sebelumnya Contoh:


Nobody has ever travelled through time.
That window’s been broken for months, but nothing has ever been done about it.
Ever juga digunakan dengan “the first time” untuk pengalaman pertama. Contoh:



This is the first time I’ve been abroad.
Is this your first time on a plane?
This is the first time I’ve ever eaten dog soup.
Ever bisa digunakan dalam kalimat afirmatif meskipun lebih tidak lazim dan sering dianggap
kuno. Untuk informasi lebih lanjut anda bisa cek disini
http://dictionary.reference.com/search?q=ever
Never
Never pada dasarnya merupakan singkat dari “not ever”. Digunakan bersama Present Perfect
tense, never berarti subjek belum mengalami pengalaman tertentu sebelumnya. Contoh:

Have you ever been abroad? No, I’ve never been abroad.
Saya belum pernah mengalami pengalaman itu sebelumnya.

Have you ever been on a plane before? No, I’ve never been on a plane.
Kalimat negatif dan bertanya juga mungkin. Contoh:

Have you never eaten this before?
Kalimat ini menunjukkan kejutan yang You belum pernah alami sebelumnya.
- Have you never played soccer?
Present perfect 3 – For/Since
Posted on August 15, 2009 by Masdin Pacidda
Since dan for keduanya digunakan untuk situasi-situasi dan tindakan-tindakan yang dimulai di
masa lampau dan terus berlanjut sampai sekarang. Contoh:


I’ve been at home for 4 hours.
I’ve been at home since 12.00.
Since
Since digunakan dengan sebuah titik waktu. Contoh:


I’ve lived here since March.
I’ve been here since 9.00 this morning.
Since hanya digunakan dengan bentuk Perfect seperti Present Perfect, Past Perfect dan
seterusnya – since tidak bisa digunakan bersama dengan bentuk-bentuk lainnya. Contoh:


I’ve studied english since last year – Benar
I studied / I am studying / I will study English since last year – Tidak benar
Since juga digunakan bersama dengan klausa-klausa waktu. Contoh:


I’ve studied English since I was at university.
We haven’t seen my family since we got married.
Perhatikan bahwa klausa utama menggunakan Present Perfect, dan klausa lainnya menggunakan
past simple.
For
For digunakan dengan sebuah periode waktu. Contoh:


I’ve lived here for 9 months.
She’s been here for 5 hours.
Berbeda dengan since, for bisa digunakan dengan tensis-tensis selain perfect tense. Contoh:

I lived here for 9 months - Periode waktu ini dimulai dan berakhir di masa lampau,
sekarang telah selesai.


I will live here for a year – Periode waktu ini akan dimulai dan berakhir di masa
mendatang, sekarang belum dilakukan.
I have lived here for a long tome - Periode waktu ini dimulai di masa lampau dan masih
terus berlanjut sampai sekarang. Belum berakh
Present perfect 4 – Past simple atau Present perfect?
Posted on August 15, 2009 by Masdin Pacidda
Memilih apakah harus menggunakan Present Perfect atau Pasti Simple biasanya tergantung pada
apakah digunakan waktu pasti (definite) atau waktu tidak pasti (indefinite). Jika waktu pasti
lampau digunakan, kita memakai Past Simple, dan jika tidak ada waktu pasti yang diberikan kita
gunakan Present Perfect.
Peristiwa tunggal




I went to America in March. – Kalimat ini memiliki waktu lampau yang pasti, jadi kita
gunakan Past Simple.
I’ve been to America. – Disini waktu tidak penting, yang penting adalah fakta bahwa
subjek pergi ke Amerika di waktu lampau.
I read this book last week. – Pekan lalu (Last week) subjek mulai dan menyelesaikan
membaca buku ini.
I’ve read this book. – Disini waktu juga tidak penting, yang penting adalah fakta bahwa
subjek sebelumnya telah membaca buku tersebut.
Akan tetapi, Present Perfect bisa digunakan dengan periode waktu yang belum berakhir. Contoh:


I’ve been to the doctor today. – Today (hari ini) belum berakhir, jadi kalimat ini benar.
I went to the doctor today. – Ini juga benar, sebuah pernyataan tentang tindakan di masa
lampau.

I’ve been to the doctor yesterday. – Ini tidak benar, yesterday (kemarin) merupakan
periode yang telah berakhir yang tidak berlanjut sampai sekarang jadi kita tidak
menggunakan Present Perfect pada kalimat ini.
Banyak peristiwa
Past Simple dan Present Perfect bisa sama-sama digunakan untuk peristiwa yang banyak.
Contoh:


I went to America three times last year. – Dalam kalimat ini waktu dianggap penting.
I’ve been to America three times. – Disini waktu tidak penting, yang ditekankan adalah
fakta bahwa subjek sudah pernah ke Amerika.
Seperti diatas kita juga bisa menggunakan present perfect untuk banyak peristiwa apabila
waktunya belum berakhir. Contoh:


I’ve been to America three times this year. – This year (tahun ini) belum berakhir, jadi
kalimat ini benar.
I’ve been to America three times last year. – Tidak benar, last year (tahun lalu)
merupakan periode yang telah berakhir, jadi kita tidak bisa menggunakan Present Perfect.
Present Perfect Continuous
Posted on August 29, 2009 by Masdin Pacidda
Kita menggunakan Present Perfect Continuous (Progressive) untuk menyatakan tindakantindakan yang bermula di masa lampau dan terus berlanjut di masa sekarang. Tensis ini juga
digunakan untuk membicarakan tentang tindakan-tindakan yang bermula di masa lampau dan
baru saja telah berakhir.
Kegunaan
1. Untuk menyatakan tindakan-tindakan yang bermula di masa lampau dan terus berlanjut
di masa sekarang
2. Untuk menyatakan tindakan-tindakan yang belum lama ini diselesaikan
Since dan For
Science dan for merupakan ekspresi waktu sangat umum yang digunakan bersama dengan
Present Perfect Continuous. Kita menggunakan for dengan sebuah periode waktu. Contoh:

I have been living here for 20 years.
Ketika berbicara tentang sebuah titik permulaan, kita menggunakan since dengan sebuah titik
dalam waktu.

I have been living here since 1960.
Perlu diperhatikan bahwa dalam Present Perfect Continuous anda tidak dapat menggunakan
ekspresi waktu seperti:





two months ago
one year ago
last week
yesterday
when I was five years old
Ekspresi waktu diatas tidak dapat digunakan karena ekspresi-ekspresi waktu ini merinci secara
akurat kapan sesuatu terjadi. Akan tetapi, anda bisa menggunakan ekspresi waktu seperti:









already
yet
before
never
recently
at last
ever
just
lately
Perbedaan Present Perfect dan Present Prefect Continuous
Pada kebanyakan kasus, kedua tenses ini dapat digunakan pada konteks yang sama. Contoh:


I have lived in Los Angeles since 1985.
I have been living in Los Angeles since 1985.
Ada beberapa situasi dimana penggunaan salah satu tenses ini lebih baik dari tenses lainnya.
Untuk menekankan durasi sebuah tindakan, gunakan Present Perfect Continuous

I’ve been trading cars for 10 years.
Untuk menekankan hasil sebuah tindakan, gunakan bentuk Present Perfect



He has just came back from work.
I have finished my workout.
I’ve bought a new car.
Tip: Ada beberapa kata yang memberikan indikasi tenses mana yang harus digunakan.
Contoh sederhana “never” dan “ever” mengindikasikan penggunaan present perfect


Kimberly has never had an accident.
Have you ever seen an alien?
“how long”, “since” dan “for” mengindikasikan penggunaan Present Perfect Continuous.


How long have you been staring at this car?
I have been fishing for 2 hours.
Bentuk
Present Perfect Continuous terdiri dari sebuah subjek, sebuah kata kerja -ing dan dua kata kerja
bantu (“been” dan “have”).
Subject + has/have + been + verb+ing
Contoh:



She has been crying in her room for half an hour now
We‘ve been waiting for a good offer to buy a car since March
I‘ve been waiting for you to come (but now you’re back!)
Untuk bentuk negatif ditambahkan not. Contoh:



I haven’t been sleeping very well recently
I haven’t been waiting for 50 minutes
John hasn’t been using his A drive for a long time
Untuk bentuk bertanya kita menukar posisi have/has dengan subjek. Contoh:




Have you been running?
Has Tom been walking the dog?
How long have you been learning English?
What have you been doing there?
SIMPLE PAST TENSEs
To be” simple past tense (was, were)
Posted on August 10, 2009 by Masdin Pacidda
Simple past tense digunakan untuk fakta-fakta dan peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa
lampau. Contoh:


I was with my grandmother yesterday.
They were at home last week.
Kata kerja “to be” untuk simple past tense adalah bentuk lampau dari “to be” am, is, are, yakni
sebagai berikut.
Tunggal
Jamak
I was
We were
You were
You were
He was
They were
She was
It was
Beberapa contoh kalimat simple past tense dengan kata kerja “to be”:



I was happy yesterday
We were teachers for 20 years
There was a lot of rain yesterday
Kalimat-kalimat simple past tense selalu terkait dengan waktu tertentu yang dinyatakan atau
tidak dinyatakan. Contoh:


I was really busy yesterday. (Waktu dalam kalimat ini dinyatakan)
I was really busy. (Waktu dalam kalimat ini tidak dinyatakan, tetapi dalam sebuah
percakapan waktu yang dimaksud dapat dimengerti).
“To be” negatif
Kalimat negatif simple past tense dibuat dengan menambahkan not setelah kata kerja “to be”.
Contoh:


It was not sunny yesterday
They were not in the library
Kita sering menyingkat “to be” negatif khususnya dalam bahasa lisan:


She was not hungry -> She wasn’t hungry
They were not abroad last year -> They weren’t abroad last year.
“To be” bertanya
Pertanyaan dibuat dengan menukar posisi subjek dan kata kerja “to be”. Contoh:


He was a teacher
Was he a teacher?


We were happy to see your family.
Were you happy to see my family?
Simple past tense
Posted on August 10, 2009 by Masdin Pacidda
Simple Past Tense digunakan untuk fakta-fakta atau peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa
lampau. Contoh:


I played tennis with some guys from work yesterday.
We stayed in Shanghai for five days.
Kata kerja simple past tense (kata kerja bentuk ke-2) yang reguler dibentuk dengan
menambahkan “-ed” pada akhiran kata kerja. Contoh:



jump -> jumped: The dog jumped over the fence.
walk -> walked: I walked 22 kilometers yesterday.
work -> worked: We worked together as lawyers for 15 years.
Kegunaan
Simple past tense digunakan untuk menyatakan sebuah tindakan yang telah selesai dilakukan.
Contoh:


We watched a movie at the weekend (kami menonton film di akhir pekan)
She arrived on Thursday (dia tiba hari Kamis)
Waktu spesifik harus dinyatakan atau diisyaratkan. Contoh:


I walked to work this morning – Dalam kalimat ini waktunya disebutkan
I walked to work – Dalam kalimat ini waktu tidak disebutkan, tetapi konteks kalimatnya
dapat membuat kita memahami waktu yang dimaksud (yakni waktu lampau).
Kalimat negatif
Kalimat negatif simple past tense dibuat dengan did dan not. Did adalah bentuk lampau dari kata
kerja to do. Did dan not sering disingkat menjadi didn’t. Contoh:
- I arrived in London on Monday -> I didn’t arrive on Sunday.
- They stayed at the Vivaldi Hotel -> They didn’t stay at the Carlton Hotel.
Karena “did” merupakan bentuk lampau, maka kata kerja utama tidak mengalami perubahan.
Contoh:


We didn’t live in Italy. Did adalah bentuk lampau sehingga live tidak dirubah menjadi
bentuk lampau.
We didn’t lived in Italy. Kalimat ini tidak benar
Kalimat bertanya
Pertanyaan dibuat dengan menempatkan did sebelum subjek. Contoh:


You lived in Japan -> Did you live in Japan?
They stayed at the Vivaldi Hotel -> Did they stay at the Vivaldi Hotel?
Kata kerja utama juga tidak berubah (tidak diganti menjadi bentuk lampau), contoh:
- You lived in Japan -> Did you lived in Japan? (tidak benar)
- You lived in Japan -> Did you live in Japan? (benar)
Kata kerja tidak beraturan
Ada banyak kata kerja simple past tense yang tidak beraturan (irregular verbs) dalam bahasa
Inggris, yakni tidak ditambahkan -ed. Berikut beberapa kata kerja tidak beraturan yang paling
umum.
be – was/were
become – became
begin – began
break – broke
bring – brought
build – built
buy – bought
catch - caught
choose – chose
come – came
do – did
draw -drea
eat – ate
feel – felt
fight – fought
find – found
fly – flew
forget – forgot
get – got
give – gave
go – went
have – had
hear – heard
hit – hit
know - knew
learn – learnt/learned
leave – left
lose – lost
make – made
meet – met
pay – paid
read – read
ride - rode
run – run
say – said
sell – sold
send – sent
shut – shut
sing – sang
sit – sat
sleep – slept
smell – smelt/smelled
speak – spoke
stand – stood
swim – swam
take – took
teach – taught
tell – told
think – thought
understand – understood
wear – wore
win – won
write – wrote
Past Continous Tense
Posted on August 10, 2009 by Masdin Pacidda
Past Continous Tense digunakan untuk kegiatan-kegiatan atau situasi-situasi yang telah terjadi
selama sebuah periode waktu. Contoh:


We were playing tennis with some friends from work.
The sun was shining this morning.
Past continous tense dibuat dengan bentuk lampau dari to be dan bentuk -ing dari kata kerja.
Tunggal
Jamak
I was walking
We were walking
You were walking
You were walking
He was walking
They were walking
She was walking
It was walking
Kegunaan
Past Continous Tense digunakan untuk tindakan-tindakan yang sedang berlangsung di masa
lampau. Kita sedang berada di pertengahan tindakan-tindakan ini, yakni tindakan-tindakan
tersebut telah dimulai tetapi belum berakhir. Contoh:


We were playing tennis yesterday afternoon.
What were you doing? I was having lunch with my sister.
Past Continous Tense dan Simple Past Tense sering digunakan bersama untuk menunjukkan
bahwa sebuah situasi terjadi selama terjadinya situasi lainnya. Past Continous Tense digunakan
untuk sebuah kejadian dasar yang sebelumnya telah dimulai, dan Simple Past Tense digunakan
untuk memperkenalkan sebuah kejadian baru dimana kejadian dasar masih sedang berlangsung.
Contoh:



I was walking in the park when it started to rain. – “Walking in the park” adalah situasi
dasar, and “it started to rain” adalah kejadian baru yang terjadi setelah itu.
It was raining so I ran back home.
While I was running, the rain stopped.

It wasn’t raining, so I walked in the park again.
Perlu diperhatikan bahwa jika kita ingin menunjukkan bahwa sebuah situasi terjadi setelah
situasi lainnya telah berakhir, kita biasanya menggunakan Simple Past Tense saja. Contoh:

Yesterday I walked in the park, it started to rain, I ran back home, and the rain
stopped
Past Perfect Tense
Posted on August 29, 2009 by Masdin Pacidda
Past Perfect digunakan untuk menghubungkan dua waktu lampau: sebuah waktu lampau
sebelumnya dengan waktu lampau setelahnya. Dalam praktiknya present perfect digunakan
untuk menyatakan peristiwa-peristiwa yang terjadi sebelum waktu lampau tertentu. Contoh:
- When I arrived, the plane had left. – I arrived (waktu lampau), the plane left (waktu lampau
sebelumnya)
- Before I went to Canada, I hadn’t been abroad. – I went to Canada (waktu lampau), and before
that time I never went abroad (waktu lampau sebelumnya).
Bentuk
Past perfect dibentuk dengan had dan past participle (verb 3). Contoh:



had eaten
She had played
They had flown
dan seterusnya.
Kegunaan
Seperti disebutkan Past Perfect menghubungkan dua waktu lampau: sebuah situasi lampau dan
situasi lampau lain sebelumnya. Ada beberapa kaidah yang perlu diperhatikan dan berikut
beberapa contoh untuk membantu anda melihat bagaimana penggunaannya.



I wasn’t busy yesterday. I had already finished my work. I wasn’t busy pada satu waktu
di masa lampau, karena sebelumnya I had finished my work.
I ate a small lunch, because I’d already eaten a big breakfast. I ate lunch pada satu waktu
di masa lampau, dan I ate breakfast pada waktu lampau sebelumnya.
When I arrived, the concert had just started. I arrived di masa lampau, dan the concert
started beberapa waktu sebelumnya.
Past Perfect – Present Perfect
Present Perfect menghubungkan waktu lampau dan waktu sekarang, contoh:

I haven’t eaten today, so I want some food.
Past Perfect menghubungkan dua waktu lampau, Contoh:

I hadn’t eaten yesterday, so I wanted some food.
Begitu juga:


We don’t need an umbrella because the rain has stopped. (Present Perfect)
We didn’t need an umbrella, because the rain had stopped. (Past Perfect
Past Perfect Continuous Tense
Posted on August 29, 2009 by Masdin Pacidda
Past Perfect Continuous (Past Perfect Progressive) digunakan untuk menyatakan tindakantindakan yang dimulai di waktu lampau dan berakhir sampai pada waktu yang lainnya di masa
lampau juga.
Kegunaan
Past Perfect Continuous digunakan untuk:
1. Durasi tindakan masa lampau sampai titik waktu tertentu di masa lampau juga
2. Kalimat-kalimat pengandaian (a) dan reported speech (b)
Bentuk
Subjek + had + been + verb+ing. Contoh:




I had been running for an hour when it started raining. (Kegunaan 1)
Mary said she had never been swimming so much in one day. (Kegunaan 2b)
Kathy put on weight because she had been eating too much sugar (Kegunaan 1)
When I saw him I knew that he had been training. (Kegunaan 1)
Bentuk bertanya memiliki pola sebagai berikut:
Had + Subjek + been + verb+ing. Contoh:


For how many hours had Fred been painting the house when the ladder fell?
How long had the player been playing before he scored?
Untuk bentuk negatif kita tambahkan not. Contoh:



He said he wasn’t tired because he hadn’t been working that day. (Kegunaan 2b)
If it hadn’t been raining, we would have played football. (Kegunaan 2a)
Had I not been studying all night, I would have problems with this test now. (Kegunaan
2a)
Perbedaan Past Perfect dan Past Perfect Continuous
Past Perfect menekankan selesainya (atau hasil tindakan lengkap) sedangkan Past Perfect
Continuous menekankan durasi atau aktivitas sebuah tindakan. Contoh:


By the time we arrived, he had left the house. (Past Perfect)
By the time we arrived, he had been playing poker with his friends for 2 hours.
(Continuous)
Perbedaan Present Perfect Continuous dan Past Perfect Continuous
Past Perfect Continuous, berbeda dengan Present Continuous, tidak pernah menyatakan
tindakan-tindakan yang berlanjut sampai sekarang.


He has been playing for two hours. (Dia masih sedang bermain atau baru saja berhenti.)
He had been playing for two hours when I arrived. (Dia tidak sedang bermain bola
sekarang.)
Simple Future Tense – Will/Shall
Posted on August 11, 2009 by Masdin Pacidda
Diantara semua jenis future tense, Simple Future Tense merupakan yang paling umum. Tenses
ini digunakan pada banyak situasi seperti ketika membuat janji atau prediksi. Dalam membahas
tenses ini kita akan membagi pembahasan menjadi 2 bagian, yaitu Simple Future Tense yang
menggunakan will/shall, dan Simple Future Tense yang menggunakan going to.
Will/Shall
Will merupakan modal verb yang digunakan untuk menunjukkan waktu di masa yang akan
datang. Contoh:


It will be sunny tomorrow.
The new restaurant will open next week.
Will ditempatkan setelah subjek dan sebelum kata kerja utama, dan dalam pertanyaan subjek dan
will ditukar posisinya. Will sering disingkat menjadi ‘ll, misalnya he’ll, they’ll, dan bentuk
negatif will not sering disingkat menjadi won’t.
Afirmatif
Pertanyaan
He will / He’ll stay at home tomorrow.
They will / They’ll be very busy.
Will he stay at home tomorrow?
Will they be busy?
Negatif
I will not / won’t stay at home tomorrow.
They will not / won’t be very busy.
Kegunaan
Will digunakan untuk prediksi dan fakta di masa yang akan datang. Contoh:



We’ll finish it by tonight.
We have a lot of time. We won’t be late.
“Where will you go next year?” “I’ll go to America.”
Will juga digunakan untuk membuat respons spontan. Misalnya:
Penawaran: – “The telephone’s ringing.” “I’ll answer it.”
Janji: – “I’ll never leave you” – “I’ll give it to you tomorrow morning.”
Permintaan: – “Will you wait for me this evening?”
Will yang digunakan untuk menyatakan permintaan sifatnya cukup kuat dan serng digunakan
ketika jawaban yang diharapkan atas permintaan tersebut adalah “Ya”. Jika tidak maka
penggunaan can lebih sopan, contoh: “Can you wait for me this evening”
Ancaman: - “You’ll be sorry!”
Perintah: – “You will not eat my chocolate-chip cookies!”
Shall
Shall digunakan hanya untuk subjek I dan we dalam pertanyaan. Contoh:

“Shall I open the window?”
Shall juga bisa digunakan untuk membuat kalimat positif, tetapi ini sifatnya lebih formal dan
dianggap kuno.

“We shall arrive at 6.00.”
Simple Future Tense – Going to
Posted on August 11, 2009 by Masdin Pacidda
Pelajaran ini merupakan lanjutan dari bagian terdahulu tentang Simple Future Tense dengan
will/shall. Nah sekarang kita akan membahas Simple Future Tense yang menggunakan going to.
Going to digunakan untuk menunjukkan keinginan/maksud di masa yang akan datang. Contoh:


I’m going to go on vacation next summer.
We’re going to start our own business.
Kalimat future going to dibuat dengan kaidah sebagai berikut:
Subjek + kata kerja “to be” + going to + kata kerja infinitif.
Contoh: They are going to have dinner
Kegunaan
Going to digunakan untuk rencana-rencana di masa yang akan datang. Contoh:



I’m going to see my friends this evening.
He’s going to write a book.
What are you going to do?
Going to juga digunakan untuk membuat sebuah prediksi berdasarkan bukti yang ada sekarang.
Contoh:


He’s going to fall over! (Pembicara bisa melihat orang yang bersangkutan sedang dalam
bahaya.)
She’s going to win. (Pembicara bisa melihat orang yang bersangkutan berpeluang untuk
menang).
Will dan going to keduanya digunakan untuk menyatakan prediksi-prediksi dan terkadang ada
sedikit perbedaan makna keduanya. Coba bandingkan:


It will be sunny this afternoon. (Sebuah prediksi yang umum)
It’s going to be sunny this afternoon. (Diprediksikan demikian karena pembicara melihat
sekarang cuaca lebih panas)
Going to dengan “to be” Simple Past Tense (was, were) sering digunakan untuk menyatakan
keiginan atau rencana yang tidak jadi dilakukan. Contoh:


I was going to meet my friends but I didn’t have time.
We were going to take a vacation but it was too expensive.
Going to sering disingkat menjadi gonna dalam bahasa Inggris lisan. Contoh:

“I’m gonna buy a new computer.
Future Continous Tense
Posted on August 29, 2009 by Masdin Pacidda
Future Continuous digunakan untuk aktivitas yang terjadi dalam periode waktu mendatang.
Contoh:
- This week I’m working in Boston, but next week I’ll be working in Los Angeles.
- Where will you be staying? I’ll be staying at the Warwick Hotel.
Bentuk
Future Continuous dibentuk dengan will + kata kerja “to be” + bentuk -ing. Contoh:



I will be arriving at 4.00.
They will be staying for a few days.
She will be going to America.
Untuk bentuk negatif ditambahkan not, contoh:



I won’t be arriving at 4.00.
We won’t be staying for a few days.
She won’t be going to America.
Untuk bentuk pertanyaan posisi will ditukar dengan posisi subjek, contoh:



Will you be arriving at 4.00?
Will they be staying for a few days?
Will she be going to America?
Kegunaan
Future Continuous juga digunakan untuk sebuah aktivitas yang terjadi sekitar waktu tertentu.
Contoh:



I’ll be arriving at 7.00. (Saya akan tiba sekitar pukul 7.00)
I’ll be seeing you at Mike’s birthday party.
What time will you be leaving? I’ll be leaving at 10.00. (Saya tidak mungkin berangkat
tepat jam 10 tetapi proses saya berangkat terjadi sekitar pukul 10.00).
Future Continuous Tense terkadang digunakan untuk penawaran formal, contoh:

“Will you be needing a cab home, sir?”
Future Continuous juga digunakan untuk mengecek informasi, contoh:

Will you be having lunch with us?
Bandingkan dengan bentuk Future Simple, yang kedengaran lebih seperti sebuah penawaran,
contoh:

Will you have lunch with us?
Future Continuous juga digunakan untuk membuat prediksi-prediksi tentang perasaan orang,
contoh:


You’ll be feeling hungry after a hard day’s work.
You’ll be needing some rest before you go.
Future Perfect Tense
Posted on August 29, 2009 by Masdin Pacidda
Future Perfect digunakan untuk menunjukkan waktu selesainya sesuatu. Contoh:
- I will have finished by 4.00. – Sampai jam 4.00 saya akan menyelesaikan sebuah aktivitas
tertentu.
Bentuk
Future Continuous dibentuk dengan will + have + past participle (verb 3). Contoh:



I will have arrived by 4.00.
They will have left by next week.
He will have gone to America by the end of the month.
Untuk bentuk negatif tambahkan not, contoh:



I won’t have arrived by 4.00.
They won’t have left by next week.
He won’t have gone to America until next month.
Untuk pertanyaan tukar posisi will dengan subjek, contoh:



Will you have arrived by 4.00?
Will they have left by next week?
Will he have gone to America by next month?
Kegunaan
Future Perfect menunjukkan waktu dimana sesuatu selesai dilakukan/terjadi. Contoh:

Next Friday, I‘ll have worked here for 5 years.
Ketika Jumat depan tiba, maka sudah 5 tahun saya bekerja disini.
Kita sering menggunakan by untuk menunjukkan waktu sebelum sesuatu diselesaikan, contoh:


Can I borrow you book? – You can have it tomorrow, I‘ll have read it by then.
I‘ll have left by the time you arrive.
Future Perfect Continuous Tense
Posted on August 29, 2009 by Masdin Pacidda
Kita menggunakan tenses ini untuk menyatakan tindakan-tindakan yang sedang akan terjadi pada
waktu tertentu di masa yang akan datang. Beberapa ekspresi waktu yang umum digunakan dalam
Future Perfect Continuous:
- By tomorrow / 8 o’clock
- This year / month / week
- Next year / month / week
Bentuk
Subjek + will + have + been + Verb+ing. Contoh:




We will have been driving 6 hours by the time we get home.
In the summer Mike will have been trying to find a new job for five months.
Jane will be very tired when she comes home, because she will have been flying over 24
hours.
My father and I will have been breeding sheep for 20 years tomorrow.
By the year 2020, linguists will have been studying and defining the Indo-European
language family for more than 200 years.
Catatan: Jika durasi sebuah aktivitas (sejak April, selama 3 jam) tidak diketahui maka Future
Continuous harus digunakan ketimbang bentuk perfect.
Untuk bentuk negatif kita tambahkan not.

She won’t have been writing the book for four months by the end of October.
Kalimat-kalimat negatif kedengarannya tidak natural. Kemungkinan karena jawaban terhadap
sebuah pertanyaan seperti “Will she have been teaching for 30 years this year?” cukup “No, I
don’t think so”.
Bentuk negatif memiliki pola sebagai berikut:
Will + subjek + have + been + verb+ing. Contoh:

Will he have been writing the composition for a month by the end of February?
Pertanyaan-pertanyaan yang dimulai dengan “how long” lebih umum:


How long will you have been learning German this year?
How long will you have been trying to get your driving license this week? I hope you’ll
finally make it!
1/--страниц
Пожаловаться на содержимое документа